Untuk ayah dan ibu pencari nafkah usia 30–54 tahun yang ingin keluarganya tetap aman — apa pun yang terjadi pada income-nya:
Ebook 55 halaman dari Fung Bui, Senior Financial Planner 30 tahun, yang mengajak Anda menghitung sendiri berapa dana yang dibutuhkan keluarga saat sakit kritis, saat pencari nafkah tiada, dan saat pensiun — dengan Rumus 36·120·60. Tanpa perlu jago keuangan, tanpa menjual aset, tanpa harus langsung membeli produk apa pun.
Ebook 55 halaman dari Fung Bui, Senior Financial Planner 30 tahun, yang mengajak Anda menghitung sendiri berapa dana yang dibutuhkan keluarga saat sakit kritis, saat pencari nafkah tiada, dan saat pensiun — dengan Rumus 36·120·60. Tanpa perlu jago keuangan, tanpa menjual aset, tanpa harus langsung membeli produk apa pun.
File PDF langsung dikirim · 2 worksheet + 2 ebook bonus · Worksheet Anda direview tim Fung Bui & Associates
Penyakitnya berbeda, waktunya berbeda. Tapi akarnya sama: income berhenti, biaya tetap jalan.
Income terganggu 2–5 tahun, sementara cicilan, sekolah, dan dapur tetap jalan.
Keluarga kehilangan income 10–20 tahun ke depan, bukan hanya gaji bulan ini.
Pensiun di 55, hidup sampai 80-an. Puluhan tahun tanpa slip gaji.
Kalau itu terjadi, uangnya dari mana?
CARA PANDANG YANG SELAMA INI KELIRU
Keamanan keluarga diukur dari LAMANYA ia bisa bertahan saat income berhenti.
Tabungan Rp300 juta terdengar besar. Untuk keluarga dengan biaya Rp25 juta per bulan, itu hanya 12 bulan. Rumah Rp2 miliar terdengar aman — tapi rumah tidak bisa membayar uang sekolah bulan depan.
Terdengar terlalu sederhana? Lihat data nasional:
Proyeksi inflasi medis Indonesia 2026 — sekitar 7× inflasi umum (±2,5%).
Mercer Marsh Benefits, Health Trends 2026
Yang benar-benar memakai asuransi — padahal 45% sudah paham asuransi.
OJK–BPS, SNLIK 2025
Rumah tangga lansia yang bisa hidup dari dana pensiunnya.
Statistik Penduduk Lanjut Usia 2025, via Katadata
Ini bukan karena Anda ceroboh. Hampir tidak ada yang pernah mengajak Anda menghitung apa yang terjadi kalau income berhenti.
“Saya sudah punya BPJS dan asuransi kantor.” Kartu RS membayar tagihan rumah sakit — tapi tidak membayar dapur, sekolah, dan cicilan selama 2–5 tahun pemulihan.
Properti dan investasi terasa aman, tapi tidak bisa cair cepat dengan harga pasti. Risiko tidak menunggu pasar sedang bagus.
Asuransi kantor milik hubungan kerja, bukan milik Anda. Ia ikut hilang saat resign, PHK, atau pensiun — justru saat risiko makin tinggi.
Menunda 10 tahun membuat beban menyiapkan dana pensiun Rp1,2 miliar naik dari ±Rp2,6 juta menjadi ±Rp7,3 juta per bulan.
CONTOH DI DALAM EBOOK
Biaya rutin keluarganya Rp20 juta per bulan, tabungan Rp120 juta, ada asuransi dari kantor. Lalu kami hitung dengan Rumus 36·120·60:
Celah ini tidak terlihat di slip gaji. Tidak terlihat di saldo rekening. Baru terlihat ketika sudah terlambat.
Rp97.000 untuk mengetahui celah keluarga Anda sendiri — sebelum risiko yang memberitahukannya.
SIAPA YANG MENULIS INI
Senior Financial Planner · 30 tahun pengalaman
Selama tiga dekade, Fung Bui mendampingi keluarga, profesional, dan pemilik usaha menyusun perencanaan keuangan dari satu pertanyaan: kalau risiko terjadi, uangnya dari mana? Prinsipnya sederhana: angka dulu, produk kemudian.
Konsep 3 Risiko Hidup adalah materi yang ia bawakan di webinar dan workshop keuangan keluarga — kini dirangkum jadi ebook yang bisa Anda kerjakan sendiri di rumah.
Dibuat untuk salah satu dari tiga orang ini.
Anak masih kecil, cicilan masih panjang, dan Anda belum pernah menghitung apa yang terjadi jika Anda sakit atau tiada.
Penghasilan baik, aset ada — tapi pensiun mulai terasa dekat dan Anda tidak yakin apakah “cukup”.
Anda merasa aman, tapi belum tahu apa yang tersisa jika berhenti bekerja.
Kalau salah satunya adalah Anda — ini mungkin Rp97.000 terpenting yang Anda keluarkan tahun ini.
“Runway Keluarga” — satu pembagian sederhana yang menjawab berapa bulan keluarga bisa bertahan tanpa income. (Kebanyakan orang menebak terlalu optimis.)
Rumus B × 36 — kenapa dana sakit kritis dihitung dari biaya rutin, bukan dari gaji, dan kenapa harus uang yang cair sekaligus.
Angka D — biaya keluarga “jika saya tiada”, dan pos pengeluaran yang sering keliru dicoret.
Tabel usia anak bungsu — kapan cukup D × 120, dan kapan keluarga butuh D × 180 sampai D × 240.
“Prinsip Dua Lapis” — kenapa keluarga yang hanya punya kartu RS seperti rumah berpagar tanpa atap.
Rumus bertahap E × 60 → E × 120 — cara memecah target pensiun supaya terasa mungkin, bukan mustahil.
Tabel “uang yang pasti cair” — harta mana yang boleh dihitung saat darurat, dan mana yang tidak (jawabannya mengejutkan banyak pemilik properti).
Menabung vs memindahkan risiko — risiko mana yang masuk akal ditabung sendiri, dan mana yang tidak bisa menunggu.
Financial Safety Plan 4 Dana — urutan prioritas yang dipakai Fung Bui di ruang konsultasi.
Batas budget sehat — patokan paket hemat dan paket lengkap, plus satu aturan yang tidak boleh dilanggar.
5 kesalahan yang paling sering dilihat Fung Bui selama 30 tahun — termasuk oleh orang berpenghasilan tinggi.
Rencana aksi 30 hari — dari angka di kertas menjadi keputusan yang dijalankan.
Isi worksheet, foto, lalu kirim ke WA tim kami. Setiap worksheet kami baca dan kami balas dengan catatan singkat: risiko mana yang paling perlu Anda tutup lebih dulu.
Kenapa ada Tahap 2? Pada keluarga dengan pengeluaran sebesar itu, celah yang belum tertutup biasanya bernilai miliaran rupiah. Angka sebesar itu perlu dibahas langsung, tidak cukup lewat chat. Data biaya hidup dan usia sudah ada di worksheet Anda, jadi tidak perlu mendaftar terpisah.
Kirim worksheet paling lambat 7 hari setelah pembelian. Jadwal Zoom bisa disesuaikan bila berhalangan.
File PDF langsung dikirim setelah pembayaran · Bisa dibaca di HP, tablet, atau dicetak
Karena tujuan ebook ini adalah membuat sebanyak mungkin keluarga menghitung — bukan membeli sesuatu. Dari pengalaman saya, percakapan tentang perlindungan keluarga jauh lebih jernih ketika keluarga sudah tahu angkanya sendiri. Ebook ini adalah langkah pertama itu. — Fung Bui
Bisa. Semua rumus hanya perkalian sederhana, dengan satu contoh keluarga yang dipakai dari awal sampai akhir.
Justru ini yang paling perlu dicek. Bonus 4 membantu memetakan apa yang sudah tertutup dan apa yang ikut hilang saat Anda berhenti bekerja.
Tidak. Tidak ada nama produk atau perusahaan yang direkomendasikan. Yang Anda dapat adalah cara menghitung kebutuhan keluarga sendiri.
Dirancang selesai dalam 1 minggu, 20 menit per hari, lengkap dengan jadwal harian.
Isi Worksheet Analisa 3 Risiko (Bonus 2), lalu kirim fotonya beserta bukti pembelian via WA japri ke 0813-9939-2326 paling lambat 7 hari setelah pembelian. Tim kami membalas dengan catatan prioritas sesuai urutan masuk. Jika biaya hidup keluarga minimal Rp10 juta/bulan dan pencari nafkah di bawah 55 tahun, kami lanjutkan dengan sesi Zoom 30 menit. Link dikirim lewat WA dan jadwalnya bisa disesuaikan.
Ya. Worksheet Anda tetap kami review dan kami balas lewat WA, sama seperti pembeli lain. Sesi Zoom kami prioritaskan untuk keluarga yang celahnya paling besar, karena di situ waktu 30 menit paling berdampak. Ebook dan semua bonus juga dirancang untuk dikerjakan mandiri.
File PDF dikirim setelah pembayaran dan bisa dibaca di HP, tablet, atau dicetak.
Sakit kritis, kehilangan pencari nafkah, dan pensiun bukan soal “kalau” — tapi “kapan” dan “seberapa berat”. Bedanya hanya satu: keluarga yang sudah tahu angkanya, dan keluarga yang baru tahu saat semuanya sudah terjadi.
Celah Bapak di contoh kita: Rp600 juta untuk sakit kritis, Rp1,44 miliar jika ia tiada. Rp97.000 untuk mengetahui celah keluarga Anda sendiri. Itulah pertukarannya.
Ambil Ebook + 5 Bonus Sekarang — Rp97.000Salam hangat, Fung Bui
Pertanyaan? WA 0813-9939-2326